![]() |
KREATIF: Penampakan hasil kerajinan dari sampah yang dibuat oleh warga Desa Muara Jaya - Foto Dok Istimewa. |
TOPRILIS.COM, KALSEL - KALSEL – Pemerintah Desa Muara Jaya, Kecamatan Awayan, terus berupaya mengelola sampah dengan lebih efektif melalui program pemilahan dan pengolahan sampah plastik menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi. Inisiatif ini tidak hanya membantu mengurangi limbah plastik, tetapi juga membuka peluang usaha bagi warga setempat.
Berbagai produk kreatif berhasil dihasilkan dari sampah plastik, seperti gantungan kunci, tas, rak, dompet, hingga tikar. Upaya ini berawal dari inisiatif ibu rumah tangga yang awalnya memanfaatkan limbah plastik untuk keperluan pribadi sebelum berkembang menjadi usaha produktif.
"Awalnya hanya untuk keperluan pribadi, hingga muncul ide untuk menjadikannya sebagai usaha ekonomi produktif," ungkap Ketua TP PKK Desa Muara Jaya, Dina Hidayati, Senin (17/2/2025).
Menurut Dina, sampah plastik yang diolah sebagian besar berasal dari limbah rumah tangga, seperti bekas kemasan minuman, bungkus deterjen, dan berbagai sampah plastik lainnya.
"Sampah-sampah tersebut dikumpulkan di bank sampah Desa Muara Jaya untuk kemudian dipilah dan diolah menjadi kerajinan tangan," jelasnya.
Sistem pengumpulan sampah ini dilakukan secara rutin setiap kegiatan posyandu. Para ibu yang hadir membawa sampah rumah tangga mereka untuk dipilah. Selain diubah menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai jual, sebagian sampah juga dimanfaatkan untuk diolah menjadi pupuk organik.
Dengan adanya inovasi ini, Desa Muara Jaya tidak hanya berhasil mengurangi jumlah sampah plastik, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat, terutama bagi para ibu rumah tangga yang terlibat langsung dalam proses pengolahan dan produksi kerajinan tangan.(rls/elhami)
Tags
Kabupaten Balangan