Pemerintah Targetkan Digitalisasi Sertifikat Tanah Rampung 2029

DIGITALISASI SERTIFIKAT: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan digitalisasi sertifikat tanah di Indonesia dalam lima tahun ke depan - Foto Net.

TOPRILIS.COM, JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan digitalisasi sertifikat tanah di Indonesia dalam lima tahun ke depan. Saat ini, jumlah sertifikat digital baru mencapai 24%.

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyatakan, pemerintah terus mempercepat proses digitalisasi agar target 100% tercapai pada 2029.

"Saat ini baru 24%. Tahun 2025 kami targetkan bisa mencapai 50% sehingga dalam lima tahun semua sertifikat tanah sudah berbentuk digital," ujar Nusron saat ditemui di Masjid Kyai Haji Hasyim Asy'ari, Jakarta, Senin (31/3/2025).

Keamanan dan Kemudahan Sertifikat Digital

Nusron menegaskan digitalisasi sertifikat tanah penting untuk meningkatkan keamanan dokumen. "Jika terjadi bencana, seperti banjir, sertifikat fisik bisa rusak atau hilang. Dengan digitalisasi, data tetap aman dan mudah diakses," jelasnya.

Selain itu, konversi ke sertifikat elektronik akan mempercepat proses administrasi pertanahan dan meningkatkan integrasi data nasional.

Tidak Ada Penyitaan Sertifikat Lama

Nusron memastikan pemerintah tidak akan menyita sertifikat tanah masyarakat yang belum dikonversi ke digital. Namun, masyarakat dianjurkan segera melakukan transformasi, terutama bagi sertifikat yang diterbitkan antara tahun 1961 hingga 1997.

"Tak ada penyitaan. Kami hanya mendorong agar sertifikat lama segera beralih ke format digital," tegasnya.

Dengan percepatan ini, pemerintah berharap digitalisasi sertifikat tanah dapat meningkatkan efisiensi layanan pertanahan serta mengurangi potensi sengketa tanah pada masa depan.(beritasatu.com/elh)

Muhammad Elhami

“sesobek catatan di antara perjalanan meraih yang kekal dan memaknai kesementaraan; semacam solilokui untuk saling mengingatkan, saling menguatkan, berbagi keresahan dan kegetiran, keindahan dan kebahagiaan, agar hidup menjadi cukup berharga untuk tidak begitu saja dilewatkan”

Lebih baru Lebih lama